Sabtu, 13 September 2008

Keunggulan Chrome (1). Canggihnya manajemen memory pada Chrome


(Artikel ini ditulis pada September 2008. Mungkin akan ada beberapa hal yang sudah cukup tertinggal ketika anda membacanya)

Seperti yang dapat dibaca pada halaman pertama komik di atas. Chrome sama sekali berbeda dengan browser-browser lain yang ada saat ini. Tidak seperti browser-browser lain yang dibuat dengan mengikuti arsitektur yang telah ditentukan bertahun-tahun lalu, Chrome benar-benar dibuat dari 0 (nol) dengan menyesuaikan dengan kebutuhan user yang ada saat ini. Kebutuhan user saat ini sudah sangat jauh berbeda dengan kebutuhan user pada saat browser pertama muncul, oleh karena itu Chrome berusaha menciptakan arsitektur baru dalam dunia perbrowseran agar dapat memenuhi kebutuhan user saat ini.
 
 Chrome memiliki manajemen memory yang jauh lebih baik daripada browser-browser lain. Setiap satu tab yang dibuka pada chrome sebenarnya adalah satu aplikasi chrome itu sendiri. Sehingga apabila anda membuka banyak tab pada chrome, dan membandingkannya dengan membuka sejumlah tab yang sama pada Firefox, maka yang akan anda lihat pada Task Manager kira-kira adalah seperti berikut :
Pada gambar di atas saya membuka berbagai halaman yang sama pada Chrome dan pada Firefox. Dapat kita lihat pada gambar di atas bahwa Chrome memang benar-benar menganggap bahwa 1 tab adalah 1 aplikasi, tidak seperti Firefox yang menganggap bahwa semua tab yang dibuka pada satu aplikasi Firefox adalah satu aplikasi.
 Lalu apa manfaatnya manajemen memory seperti ini ?. Apabila anda rutin menggunakan Firefox, maka mungkin anda sudah pernah mengalami Crashed ketika membuka banyak tab pada Firefox. Pada Firefox, semua tab berbagi alokasi memory yang sama, sehingga apabila ada salah satu tab yang crash, maka semua tab juga akan ikut crash. Google menjanjikan hal seperti itu tidak akan terjadi pada Chrome.
Walaupun Google mengatakan bahwa kemungkinan untuk crash pada Chrome itu jauh lebih kecil pada Chrome dibanding Firefox, namun pada kenyataanya saya justru jauh lebih sering mengalami crash pada Chrome dibanding pada Firefox. Bahkan yang paling sadis adalah saya pernah mengalami 4 kali crash dalam waktu tidak sampai 5 menit pada Chrome. Namun untungnya mereka memiliki fitur “restore” yang berfungsi sama persis seperti fungsi “restore” pada Firefox.
Apalagi keunggulan manajemen memory Chrome ini ?. Karena setiap satu tab adalah sama dengan satu aplikasi chrome, maka anda dapat dengan mudah men-drag tab keluar dari Chrome untuk membuat jendela Chrome yang baru.
 
(Sebelum di-drag)

(Setelah di-drag)
Keunggulan yang sebutkan di atas hanyalah baru dari segi manajemen memory-nya saja, masih banyak keunggulan lain yang belum dibahas. Insya Allah saya masih akan membahas mengenai Chrome pada beberapa postingan mendatang.
O iya, Chrome juga memiliki Task Manager-nya sendiri. Jadi anda dapat melihat tab mana saja yang memakan banyak memory, dan bahkan anda juga dapat melihat penggunaan memory oleh suatu plugin yang sedang bekerja pada tab-tab tertentu. Sehingga apabila anda melihat suatu tab terlalu banyak memakan memory, dan menurut anda itu bisa memperlambat kinerja komputer anda, maka anda dapat menutup tab itu dengan mudah.
Click disini untuk membaca postingan lain mengenai Chrome.