Senin, 22 September 2008

Apakah benar bahwa Chrome dapat membunuh IE, Firefox, Opera dan browser-browser lainnya ? (2). Chrome, The Windows Killer.

(Artikel ini dibuat pada September 2008. Akan ada beberapa hal yang cukup ketinggalan ketika anda membacanya)
(Artikel ini merupakan sambungan dari artikel sebelumnya)

Pada artikel sebelumnya saya telah menuliskan empat alasan yang menurut saya membuat Chrome tidak akan membunuh browser-browser lainnya. Walaupun Chrome mungkin tidak akan membunuh browser-browser lainnya, namun menurut saya memang ada pihak-pihak yang akan “terbunuh” dengan munculnya Chrome. Siapakah pihak-pihak tersebut ?


Chrome mungkin memang tidak akan membunuh IE, tapi saya yakin sekali bahwa Chrome sangat-sangat berpotensi untuk membunuh Windows. Ketika saya katakan hal tersebut kepada teman-teman saya, banyak yang terkejut, sebab Chrome itu kan hanya browser yang sangat-sangat minim fitur, mengapa satu browser mini seperti itu bisa membunuh seluruh sistem operasi raksasa seperti Windows ?


Hal ini berkaitan erat dengan alasan ke-empat yang telah saya tulis pada artikel sebelumnya, berikut ini adalah kutipannya :
“Google hidup di Internet. Google sangat-sangat berkepentingan untuk membuat semua browser lebih handal dan lebih handal lagi. Dengan semakin handalnya browser-browser yang ada, maka akan semakin menggurita pula Google di Internet”
Chrome hanyalah salah satu media bagi Google untuk mengembangkan internet. Dengan adanya Chrome maka browser-browser lain pun akan turut meningkat kemampuannya, persis seperti yang diinginkan oleh Google. Dan coba tebak apa yang akan terjadi setelah kemampuan browser-browser tersebut meningkat ?



OK..kita break dulu sejenak..(^_^ ...hehe...)…masalah mengenai Chrome ini akan kita sambung lagi nanti.
Sekarang kita coba kembali ke suatu masa di tahun 1998. Pada waktu itu, Bill Gates, salah satu orang yang paling berjasa membentuk dunia modern ini, pernah mengirimkan suatu e-mail kepada seluruh karyawan Microsoft. Secara garis besar e-mail ini berisi instruksi dari Bill Gates agar mulai saat itu juga Microsoft memprioritaskan diri bukan lagi pada desktop, melainkan kepada INTERNET !. Instruksi itulah yang kemudian mengantarkan Microsoft untuk melibas perusahaan browser terbesar pada waktu itu, yaitu Netscape.


Pada tahun itu pula lah Google lahir. (Sejarah mengenai kelahiran Google akan saya coba tulis nanti)

(Logo Google pada 1998)

Menurut saya masa depan memang bukan terletak pada Desktop, melainkan terletak pada Internet. Dan saya sangat yakin bahwa Bill Gates telah menyadari hal ini semenjak awal.

Bill telah memprediksi bahwa masa depan Internet akan sangat gemilang, sedangkan masa depan Desktop justru sebaliknya. Dan mungkin perlu diingat bahwa meskipun produk Microsoft banyak yang gagal dipasaran, namun ramalan Bill Gates mengenai masa depan belum pernah salah! Dan menurut saya-pun banyak produk Microsoft yang gagal dipasaran adalah disebabkan karena produk-produk tersebut terlalu maju untuk masanya.

(Bersambung…)

(image source seekingalpha, gizmodo, zdnet, velocipeek, nickschoonens)