Minggu, 21 September 2008

Apakah benar bahwa Chrome dapat membunuh IE, Firefox, Opera dan browser-browser lainnya ? (1)

(Artikel ini ditulis pada September 2008. Akan ada beberapa hal tertentu yang cukup ketinggalan ketika anda membacanya)


Beberapa pengamat mengatakan bahwa Chrome akan membunuh Firefox, dan browser-browser lainnya. Benarkah demikian ? menurut saya tidak!, pendapat saya mungkin sama sekali bertentangan dengan pendapat orang-orang yang lebih ahli dari saya, tapi saya memiliki alasan yang tepat untuk mengatakannya.

Menurut saya, Chrome tidak akan membunuh Firefox dan browser-browser lainnya (paling tidak dalam waktu dekat ini). Chrome masih terlalu rapuh untuk melakukan itu. Bahkan saya pikir, Chrome justru akan membuat Firefox dan browser-browser lain menjadi lebih kuat, lebih handal, dan jauh lebih baik lagi. Mengapa ? Berikut ini adalah beberapa alasannya.

Pertama. Google banyak menerapkan hal-hal baru pada Chrome yang belum diterapkan pada browser lainnya, seperti pengelolaan memory, Javascript Virtual Machine-nya, dan fitur-fitur lain seperti Omnibar dan “Create Application Shortcut”. Hal-hal tersebut akan memancing para developer browser untuk menerapkan hal-hal serupa, atau bahkan lebih baik lagi dari Chrome.

Kedua. Untuk beberapa hal, Chrome mungkin lebih baik dari browser- browser lain, namun tidak untuk hal-hal lainnya. Misalnya, dari sekian orang yang saya tahu telah menggunakan Chrome, mereka (termasuk saya) tetap lebih suka untuk menggunakan Firefox dibanding Chrome, sebab selain karena mereka telah terbiasa dengan Firefox, banyak pula fitur pada Firefox yang menurut mereka lebih baik dibanding Chrome, atau bahkan belum ada pada Chrome. Selain itu saya tetap lebih suka fitur Speed Dial pada Opera dibanding Chrome.

Sebagai perbandingan, menurut saya saat ini Firefox itu seperti Windows bagi saya, dan Chrome itu seperti Linux. Semua software yang saya suka berjalan optimal pada Windows, dan tidak dapat optimal, atau bahkan tidak dapat berjalan sama sekali pada Linux. Selain itu, berbagai fitur dan cara penggunaan Windows yang telah begitu sangat kuasai membuat saya sangat sulit berpaling ke Linux walaupun Linux itu gratis dan memilki banyak fitur hebat yang tidak terdapat di Windows. (Kok jadi ngomongin OS ya ?...OK deh, back to Chrome lagi)


Ketiga. Chrome dibangun dengan menggunakan berbagai produk Open Source, terutama produk Mozilla dan Webkit. Hal ini membuat browser lain tidak sulit untuk meniru Chrome (bila mereka mau). Bahkan Chrome sendiri juga merupakan produk Open Source yang bebas di download dan dipelajari siapapun, bahkan hingga ke Source Code-nya. Sehingga para developer browser lain dapat dengan bebas men-comot berbagai fitur yang ada di Chrome dan menerapkannya pada browser mereka untuk menjadikannya lebih baik lagi dibanding Chrome. Dan bahkan mereka tidak perlu meminta izin, atau membayar apapun ke Google untuk melakukan hal tersebut.

Ke-empat. Google hidup di Internet. Google sangat-sangat berkepentingan untuk membuat semua browser lebih handal dan lebih handal lagi. Dengan semakin handalnya browser-browser yang ada, maka akan semakin menggurita pula Google di Internet. Oleh karena hal inilah maka Google berani melakukan hal ketiga seperti yang saya tulis di atas tadi. Google memang tidak berniat untuk membunuh browser apapun, justru sebaliknya. Chrome hanyalah contoh browser yang ingin Google tunjukkan kepada para developer browser. Google ingin agar pada developer tadi dapat membuat Browser sehandal Chrome, dan untuk melakukan hal tersebut Google tidak segan-segan membagi ilmunya kepada developer browser lain, bahkan membiarkan para developer tersebut melihat dan men-comot fitur-fitur yang ada pada Chrome.


(Bersambung)

(image source gizmodo, coconuter)