Selasa, 01 Juli 2008

Bagaimana masinis di Jepang berlatih mengendalikan kereta ?

Menjadi masinis bukanlah pekerjaan yang mudah, terutama di Jepang. Di Jepang, masinis dituntut untuk bisa memenuhi jadwal yang sangat ketat, andaikan ada keterlambatan-pun itu hanya dalam hitungan detik, bandingkan dengan kereta di Indonesia yang bisa terlambat hingga hitungan jam (^_^). Oleh sebab itu, beberapa waktu yang lalu Fujitsu, bekerja sama dengan perusahaan game Ongakukan Co, baru saja meluncurkan Full Scale Train Simulation System yang pertama di Dunia.


Dengan menggunakan simulator ini, masinis yang masih dalam tahap pelatihan dapat merasakan bagaimana rasanya mengendalikan kereta. Apa yang dilihat, dirasakan, dan didengar masinis di dalam simulator ini benar-benar menyerupai aslinya, kecuali, tentu saja, anda masih memiliki kesempatan kedua apabila anda mengalami kecelakaan dalam simulator ini (^_^).


Pemandangan yang akan dilihat masinis di setiap jendela dalam simulator ini merupakan HD Video yang diambil dari kereta sebenarnya. Selain itu, simulator ini juga menggunakan perhitungan komputer yang sangat kompleks untuk memanipulasi gambar, suara, dan berbagai guncangan yang mungkin terjadi pada kereta sesungguhnya. Dengan adanya simulator ini, masinis dapat berlatih agar siap menghadapi keadaan apapun yang mungkin terjadi di perjalanan, seperti gempa bumi, putusnya pasokan listrik, dan sebagainya.

(source dvice, fujitsu, otakku )